Sabtu, 04 November 2023

Dharmagita

DHARMAGITA BESERTA JENIS DAN DAMPAKNYA
 
 

Dharmagita adalah suatu lagu atau nyanyian suci yang secara khusus dilagukan atau dinyanyikan pada saat upacara keagamaan Hindu, dan untuk mengiringi upacara ritual atau yadnya. Istilah Dharmagita berasal dari bahasa sansekerta, yaitu dari kataDharma yang artinya kebenaran, agama atau keagamaan, dan Gita yang artinya nyanyian atau lagu.

Tradisi menyanyikan kidung-kidung suci merupakan tradisi yang sangat kuno. Kita mengenal adanya kitab Sama Weda yang merupakan salah satu dari kitab Catur Weda. Kitab Sama Weda ini berisi lagu pujian atau pujaan untuk dinyanyikan dalam pelaksanaan upacara yadnya. Dalam berbagai kegiatan keagamaan, penggunaan Dharmagita sangatlah dibutuhkan karena irama lagunya memiliki berbagai jenis variasi yang sangat membantu untuk menciptakan suasana hening atau khidmat yang dipancari oleh getaran kesucian sesuai dengan jenis yadnya yang dilaksanakan.

Saat ini Dharmagita sudah mencapai kemajuan yang cukup pesat. Bahkan pemerintah melalui Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), secara rutin menyelenggarakan Utsawa Dharmagita, yaitu suatu ajang perlombaan untuk menjalin hubungan cinta kasih sesama umat di seluruh tanah air. Adapun yang biasa digelar dalam Utsawa Dharmagita adalah membaca Sloka, Palawakya, dan tembang-tembang kerohanian, serta hal-hal lain sebagai ciri budaya daerah masing-masing yang dijiwai oleh agama Hindu.

Jenis-Jenis Dharmagita

Sekar Rare         

Biasanya Sekar Rare dalam lirik atau baitnya mengandung pesan-pesan moral, budi pekerti, cerita-cerita tentang tingkah laku atau kesusilaan dan pengetahuan.

Contoh: 
Bebeke putih jambul makeber ngaje kanginan
Teked kaja kangin, ditu ya tuwun mekelang
Briyak-briyuk msileman (2x)

Artinya: 
Itik putih kepala jambul terbang ke arah timur laut
Sampai di timur laut, di sana turun semua
Bersama-sama mandi dan menyelam

Maknanya:
a. Bebeke putih jambul adalah lambang orang-orang berjiwa suci.
b. Makeber ngaja kanginan, terbang menuju surga (kaja kangin) diyakini 
    sebagai ulon atau munculnya sang surya (ingat puja/mantram sulinggih 
    dalam upacara pitra yadnya.
c. Briyak-briyuk massileman artinya bersama-sama merasakan dan menikmati 
     kebahagiaan.
d. Itik adalah contoh kehidupan yang perlu ditiru, tidak pernah bertengkar dan 
    penuh kasih sayang.

Sekar Alit

Sekar Alit sering disebut juga geguritan, pupuh atau tembang. Isinya mengandung pengetahuan, kesusilaan, kerohanian, ataupun yang bersifat romantis. Sekar Alit dapat dibedakan atas beberapa bentuk, seperti berikut ini.
a. Pupuh Mijil 
b. Pupuh Pucung 
c. Pupuh Ginanti 
d. Pupuh Durma 
e. Pupuh Semarandana
f. Pupuh Ginada
g. Pupuh Maskumambang
h. Pupuh Dandang
i. Pupuh Pangkur

Contoh Sekar Alit dengan tembang Sinom (untuk di bali):
Pakukuh dasar agama
Panca srada kepuji
Sane lelima punika
Brahman sang kaping singgih
Atman yukti kaping kalih
Karma kaping telu mungguh
Samsara kaping empat
Moksa kaping lima sami
Bwat sesuduk
Bapa jani maritatas

Artinya:
Sebagaimana yang memperkuat pondasi beragama
Lima jenis keimanan/keyakinan yang selalu dihormati
Yang tidak lain adalah lima jenis tersebut
Brahman adalah yang pertama
Atman sebenarnya yang nomor dua
Karma phala/hasil perbuatan yang ketiga
Samsara/reinkarnasi yang keempat
Moksa yang kelima atau yang terakhir
Tentang aturan, urutan dan maknanya
Bapak sekarang menjelaskan sejelas-jelasnya 

Maknanya:
a. Menerangkan lima buah yang menjadi landasan keimanan/keyakinan umat hindu.
b. Brahman, yakin adanya Tuhan Yang Maha Esa.
c. Atman, yakin dengan adanya roh penyebab kehidupan yang bersumber dari 
    Brahman.
d. Karma, yakin dengan adanya hasil perbuatan baik maupun buruk (Subha Asubha 
     Karma).
e. Samsara, yakin dengan adanya reinkarnasi.
f. Moksa, yakin dengan adanya kelepasan.

Sekar Madya

Sekar Madya disebut juga tembang tengahan atau kidung (jumlah dan jenis-jenisnya sangat banyak), adalah lagu-lagu yang dipakai untuk mengiringi upacara agama, isi lagu sesuai dengan acara pelaksanaan upacara agama Hindu.

Contoh:
Ida ratu saking luhur
Kaula nunas lugrane
Mangda sampun titiang tandruh
Mangayat batara mangkin
Titiang ngarturang pejati
Banten suci mwang daksina
Sami sampun puput
Prating kahing saji

Artinya:
Ida ratu di atas sana
Hamba mohon perkenannya
Agar hamba tidak salah ucap
Memanggil memuja Bhatara sekarang
Hamba persembahkan pejati
Upacara suci dan daksina
Semuanya telah selesai
Tata laksana

Maknanya:
Memuja Tuhan dengan segala manifestasinya, tidak saja dengan permohonan, tapi hendaknya dengan hati yang bersih dan tulus ikhlas, penuh kehati-hatian, permohonan maaf serta upakara persembahan sebagai wujud bakti, sarana berupa banten merupakan ungkapan kesucian rohani sekaligus alat konsentrasi agar pikiran dapat terfokus pada kebesaran Tuhan.

Sekar Agung

Sekar Agung disebut juga kekawin atau wirama. Bangunnya diikat oleh Guru lagu. Guru berarti berat atau panjang dan lagu berarti pendek atau ringan. Bentuk atau jenis Sekar Agung sangat banyak. Bahasanya menggunakan bahasa jawa kuno atau bahasa pabencangah. Isinya mengandung nilai-nilai kerohanian dan mengandung filsafat kehidupan yang sangat tinggi.

Contoh:
Raga di musuh mapara, rihati ya tongwanya tan madoh ring awak
Yeka tan hana risira prawira wihikan sireng niti.

Aritnya:
Nafsu atau keinginan dan sejenisnya musuh-musuh yang dekat dalam hatilah tempatnya. Tidak jauh dari diri sendiri. Yang seperti itu tidak ada di diri beliau (Raja Dasarata), perwira/satria beliau dan sangat pintar dalam hal pemerintahan.

Maknanya:
Pemahaman tentang Sad Ripu. Sesungguhnya musuh itu sumbernya dari diri sendiri, orang bijak dan orang yang dapat menguasai diri tidak akan terpengaruh. Orang yang demikian akan memiliki sifat ksatria dan menguasai seluk-beluk pemerintahan.

 Sloka

Sloka adalah bagian ayat atau bait dari kitab suci yang dibaca dengan irama mantra. Isinya mengandung pujaan-pujaan atas kebesaran Tuhan beserta manifestasinya.

Contoh:
Ye yatha mam prapadnyante tamstathaiwa bhajami aham, Mama wartmanu manusyah partha sarwasah (Bhagawadgita, IV.11)

Artinya:
Jalan apapun orang memujaku, pada jalan itu aku memenuhi keinginannya, Wahai Partha, karena semua jalan yang ditempuh mereka, semuanya adalah jalanku.

Maknanya:
Dengan keanekaragaman budaya di tiap-tiap daerah yang dijiwai oleh Agama Hindu, menyebabkan pelaksanaan ajaran Agama Hindu nampak berbeda. Namun semua itu adalah jalan menuju Tuhan. Hal ini sesuai dengan konsep desa kala patra. Sloka ini juga bermakna menjaga toleransi/kerukunan antar umat beragama.

Palawakya

Palawakya adalah suatu bacaan terjemahan sloka dengan irama tertentu, dengan menggunakan bahasa Jawa Kuno. Dalam kitab Sarasamuscaya yang menggunakan bahasa Jawa Kuno sering dibaca menggunakan irama Palawakya.

Contoh:
Paramarthanya pengpenge ta pwa ka temwaniking si dadi wwang
Durlabhawiya ta, saksat handaningmara ring swarka ika
Sanimittaning ta tiba muwahta pwa damalakena (SS.6)

Artinya:
Tujuan terpenting pergunakanlah sebaik-baiknya kesempatan lahir menjadi manusia. Ini sungguh sulit untuk memperoleh laksana tangga menuju surga. Segala yang menyebabkan tidak akan jatuh lagi, itu hendaknya supaya dipegang.

Maknanya:
Dalam kesempatan yang sangat istimewa ini, hidup sebagai manusia, bagaikan sebuah tangga menuju surga, rasanya sangat sulit untuk diperoleh maka dari itu usahakan berbuat dan berpegang pada Dharma, segala hal yang menyebabkan terpeleset dan jatuh agar dipikirkan dan dihindarkan, jika sudah terlanjur jatuh, untuk kembali meraihnya sangat sulit.

Dampak Sikap Mental yang Ditimbulkan oleh Dharmagita

Dharmagita dapat menimbulkan dampak yang sangat positif bagi pembentukan sikap mental, martabat, perilaku/budi pekerti bahkan dapat meningkatkan pengetahuan spiritual orang-orang yang senang terhadap jiwa dan perilaku. Mereka yang menyenangi Dharmagita dibandingkan mereka yang menyenangi lagu-lagu keras, akan nampak suasana yang jauh berbeda, masing-masing memancarkan getaran yang berbeda pula. Hal seperti itu akan memberikan pengaruh terhadap mereka yang mendengarkan dan merasakannya.

Pelaksanaan upacara agama akan lebih mantap dan lengkap apabila diikuti dengan Panca Gita, yaitu:
1. Kentongan: sebagai petanda masyarakat Hindu mulai berkumpul di tempat upacara.
2. Gong: musik tradisional untuk mengiringi upacara.
3. Kidung: Dharmagita yang dikumandangkan.
4. Doa atau puja mantra dari sulinggih
5. Genta: suara genta/bajra yang dibunyikan sulinggih untuk mengiringi doa pujaan. Gita dan tarian merupakan penjabaran perilaku Sulinggih/Sang Sadaka saat memimpin upacara keagamaan. Puja Sulinggih berkembang menjadi gita, suara bajra berkembang menjadi gamelan, dan tangan atau sikap Mudra menjadi tari-tarian.

Kamis, 02 November 2023

Para Guru Jangan Jadi Objek Berita...Harus Jadi Pembuat Beri

Di abad informasi saat ini, guru jangan hanya jadi objek berita, tapi harus jadi pembuat berita. Sosok guru melebihi warga negara biasa. Guru subjek pembuat berita.

Guru harus jadi insan-insan terdidik yang sudah tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita di media masa yang kadang tidak jelas niat dan siapa dibalik pembuat berita. 

Tidak ada berita yang dibuat tanpa kepentingan si pembuatnya. Para pembuat berita mereka dibekali oleh sudut pandang dan punya tujuan-tujuan dalam hidupnya. 

Guru sebagai insan terdidik tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang bernarasi pesemis atau provokatif. Semua berita disikapi dengan verifikasi, konfirmasi, dan diskusi.

Abad 21 yang banyak diwarnai oleh perkembangan teknologi informasi punya karakter sendiri. Karakter abad 21 adalah masyarakat dengan kemampuan literasi tinggi. 

Masyarakat dengan literasi tinggi, tidak mengkonsumsi informasi dengan akhir pesimis atau negatif. Masyarakat literasi pandai memilih bagaimana cara menyikapi sebuah informasi. 

Dunia pendidikan adalah milik guru. Tidak ada yang lebih paham dari dunia pendidikan selain dari guru itu sendiri, karena guru pelaku dan pemikir di dunia pendidikan. 

Guru harus menguasai dunia pendidikan dengan cara membuat berita-berita dunia pendidikan dari sudut pandang guru. Guru berkualitas tinggi nasibnya ditentukan oleh dirinya sendiri. 

Apapun yang diingkan guru tentang dunia pendidikan, guru punya hak untuk membuat gagasan dan menarasikannya ke publik. Guru memahami masalah-masalah fundamental dunia pendidikan.

Bukan publik yang mengendalikan berita tentang dunia pendidikan, tetapi gurulah yang mengendalikan berita dunia pendidikan. 

Guru di abad teknologi informasi ini, punya masalah besar, dan masalah besar pendidikan adalah masalah guru itu sendiri. 


Katalog

KATALOG NASKAH-NASKAH PERPUSTAKAAN Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal
Apakah Anda seorang penikmat sastra, sejarawan, atau hanya seseorang yang mencintai kekayaan budaya Indonesia? "Perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal" membuka akses eksklusif ke koleksi milik keluarga besar SMP Negeri 4 Abiansemal, sebuah warisan budaya yang tak ternilai harganya. Ini adalah kesempatan Anda untuk menyelami kedalaman sejarah dan sastra yang ada di perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal. 

Dengan detail yang kaya dan narasi yang memikat, buku ini menghidupkan kembali koleksi sastra dan sejarah yang telah tertata rapi si perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal. Anda akan diajak untuk menjelajahi naskah skriptorium Kepala Sekolah, Guru dan pegawai SMP Negeri 4 Abiansemal dan koleksi buku cetak yang telah dijaga dan dipelihara. Ini adalah perjalanan menakjubkan melalui waktu, membuka mata Anda terhadap kekayaan budaya dan intelektual yang dimiliki perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal.

Bayangkan memiliki kemampuan untuk memahami wawasan budaya, pemikiran, dan cara pandang warga SMP Negeri 4 Abiansemal dalam menghadapi globalisasi kultural. "Perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal" memberikan Anda kunci untuk membuka pintu pengetahuan tersebut, memperkaya diri Anda dengan pemahaman yang lebih dalam tentang warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan terbitnya "Katalog Naskah-naskah Perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal", buku ini tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga menjadi alat penting untuk melestarikan dan memahami warisan budaya Indonesia khususnya buku-buku pelajaran siswa SMP. Ini adalah bukti nyata dari upaya pelestarian dan penghargaan terhadap kekayaan budaya yang dimiliki bangsa.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menyelami warisan budaya dan sastra Indonesia. Segera Miliki "Perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal" dan mulailah perjalanan Anda menjelajahi kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. 

Nusabali.com
Edisi Digital
BADUNG
DENPASAR
BULELENG
GIANYAR
JEMBRANA
TABANAN
KLUNGKUNG
BANGLI
KARANGASEM
NASIONAL PLUS
ENGLISH VERSION
BREAKING NEWS
NEWS
POLITIK
BISNIS
PENDIDIKAN
SPORT
BALI JANI
SERGAP
NUSA NING NUSA
KOLOM KONSULTASI
KENKEN NE
OPINI
DERAP NUSANTARA

NEWS • DENPASAR
Mode Gelap 
Puluhan Anak Adu Lihai Main Tajog dan Deduplak
www.nusabali.com-puluhan-anak-adu-lihai-main-tajog-dan-deduplak
www.nusabali.com-puluhan-anak-adu-lihai-main-tajog-dan-deduplak
NusaBali.com - Anak-anak saat adu lihai memainkan permainan tradisional di Kawasan Niti Mandala Denpasar, Sabtu (24/6). -YUDA

 25 Jun 2023 07:15:50 • 710
A | A
DENPASAR, NusaBali - Puluhan anak mengikuti kegiatan Jantra Tradisi Bali, di Lapangan Timur, Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (24/6) pagi.

Di tengah serbuan permainan modern, permainan tradisional seperti tajog, deduplak dan terompah, masih menjadi sumber suka cita anak-anak. Mereka adu lihai memainkan permainan tradisional tersebut.

Jantra Tradisi Bali melombakan tiga permainan tradisional Bali yakni tajog, deduplak, dan terompah. Masing-masing kabupaten/kota mengirimkan perwakilannya yang merupakan siswa-siswi SMP. Selain ketiga permainan tradisional tersebut, pada Minggu depan juga akan dilombakan permainan Megala-gala.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha juga gembira melihat antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan. Menurutnya peserta Jantra Tradisi Bali setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. 


Dia menambahkan Jantra Tradisi Bali yang digelar untuk tahun ketiga memang berupaya lebih mendekatkan generasi muda dengan permainan tradisional Bali. "Jantra Tradisi Bali ini menggali dan membangkitkan tradisi-tradisi Bali, salah satunya olahraga dan permainan tradisional," ujar Arya Sugiartha. 

Birokrat asal Tabanan ini mengakui permainan tradisional sempat redup karena dominasi olahraga dan permainan modern. Padahal menurutnya permainan tradisional memiliki sejumlah unsur penting sportivitas, permainan, dan estetika. 



Mantan Rektor ISI Denpasar mengungkapkan kampanye permainan tradisional Bali juga akan terus dilakukan Disbud Kabupaten/Kota termasuk di sekolah-sekolah. "Di lembaga- lembaga pendidikan sudah mulai masuk menjadi bagian dari pembelajaran," jelasnya. 

Menurutnya, setiap kabupaten/kota di Bali pasti memiliki permainan tradisional khas daerah masing-masing. Untuk itu, pihaknya terus melakukan inventarisasi agar nantinya semua permainan tradisional di Bali bisa dilestarikan. Salah satunya dengan ditampilkan pada ajang Jantra Tradisi Bali. Bahkan nantinya bisa didaftarkan menjadi warisan budaya tak benda (WBTB).



Dikatakan, beberapa permainan tradisional Bali juga telah sukses ditetapkan menjadi WBTB seperti permainan gangsing yang berkembang di Buleleng hingga gebug ende yang ada di Karangasem. "Semuanya kita beri ruang untuk bangkit supaya mengemuka lagi, ujar Arya Sugiartha. 

Salah satu peserta Lomba Tajog perwakilan Kabupaten Bangli I Made Pranditya, 15, mengakui permainan tradisional mulai kehilangan pamor di kalangan remaja. Namun demikian dia mengaku masih menemukan keasyikan ketika memainkan tajog. "Seru, sambil menjaga keseimbangan berusaha mengalahkan yang lain," ujar remaja asal Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Bangli ini. cr78

Penulis : sad
Editor : se
Halaman: 1
Tags:
Permainan Tradisional
Deduplak
Tajong
Terompah
Monumen Perjuangan Rakyat Bali
Renon
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali
Rektor ISI
Komentar

KONTEN PROMOSI



Pembunuh Kebotakan Ditemukan! (Lakukan sebelum Tidur)
Gluwty
Denpasar: Lakukan Ini setelah Mandi, Kebotakan Hilang dalam 3 Malam
Follicare

Turunkan 18 Kg dengan Konsumsi sebelum Tidur selama Seminggu
Amiglo

Suami Tak Sangka Ini yang Dia Lihat di Kamera Tersembunyinya!
Various Media

UFO Ditembak Jatuh di India: Menakjubkan Apa yang Ada di Dalamnya
Various Media

Ahli mata terkejut! Ini meningkatkan penglihatan 99% dalam 5 hari
Oquprime

Siapa yang Menderita Diabetes Baca Segera sebelum Dihapus
Daibtiq

Keluarga asal Kupang Mendadak Kaya dalam 3 Hari setelah Baca Ini
Money Amulet

Top 9 Hacks To Keep Your Relationship Healthy And Positive
Inspire Dot
Berita Terkait
Nusabali.com - anak-muda-bali-mulai-suka-kunjungi-museum-perlu-tata-kelola-modern
Anak Muda Bali Mulai Suka Kunjungi Museum, Perlu Tata Kelola Modern
News • Badung • 01 Nov 2023

Nusabali.com - kaesang-sapa-warga-bali-di-car-free-day-renon
Kaesang Sapa Warga Bali di Car Free Day Renon
News • Denpasar • 30 Sep 2023

Nusabali.com - parkir-khusus-motor
Parkir Khusus Motor
Berita Foto • Denpasar • 04 Sep 2023

Nusabali.com - sekaa-teruna-banjar-mas-bangkitkan-permainan-tradisional
Sekaa Teruna Banjar Mas Bangkitkan Permainan Tradisional
News • Gianyar • 22 Aug 2023

Nusabali.com - permainan-tradisional-kembali-dimasyarakatkan
Permainan Tradisional Kembali Dimasyarakatkan
News • Buleleng • 15 Aug 2023

Sponsored
Pertamina
Baca Juga
Nusabali.com - polda-telusuri-fakta-pencopotan-baliho-saat-kunker-jokowi
Polda Telusuri Fakta Pencopotan Baliho Saat Kunker Jokowi
News • Denpasar • 03 Nov 2023

Nusabali.com - industri-pariwisata-bali-dukung-ganjar-pranowo
Industri Pariwisata Bali Dukung Ganjar Pranowo
News • Denpasar • 03 Nov 2023

Nusabali.com - kppad-ada-dugaan-tak-cocok-pilihan-sekolah
KPPAD: Ada Dugaan Tak Cocok Pilihan Sekolah
News • Gianyar • 03 Nov 2023

Nusabali.com - capres-dan-cawapres-akan-adu-debat-sebanyak-5-kali
Capres dan Cawapres akan Adu Debat Sebanyak 5 Kali
News • Nasional Plus • 03 Nov 2023


BLiP
Kolom Konsultasi
Nusabali.com - nebulisasi-tidak-bermanfaat-untuk-selesma
Nebulisasi Tidak Bermanfaat untuk Selesma
Kolom Konsultasi • 29 Oct 2023

Kenken, Ne?
Informasi, peristiwa penting atau keluhan problematika kawasan di sekitar Anda. lewat rubrik interaktif Kenken, Ne? Syaratnya, tidak promotif tidak berbau SARA atau menjelekkan pihak tertentu.
Caranya ketik nama-alamat-pesan kirim
SMS ke 081 236 386 386

087886329***
Kenken ne? Sampai saat ini gaji ASN di Gianyar dan pensiunan tidak juga cair karna alasan jabatan fungsional. Kalau dipi... Lebih Lanjut
087701711***
Kenken ne? Gaji 13 ASN di Kabupaten Gianyar per Juli 2021 yang seharusnya diterima klop oleh ASN dengan tanggungan anak ... Lebih Lanjut
081338467***
Ada 8 tiang besar masuk ke Jalan Ratna Desa ungasan tetapi tidak ada LPJUM sama sekali. Sehingga gelap gulita. Mohon dip... Lebih Lanjut
081933118***
Kepada Kadis Pendidikan Buleleng bagaimana ini pak? Banyak calon pelamar PPPK guru yg bingung karena tidak ada formasi d... Lebih Lanjut
087863077***
Kenken ne…Bapak Korwil Sukasada, guru kontrak angkatan 2016 di SD 2 Pak Anom yang menolak tugas dari Dinas Pendidikan ... Lebih Lanjut
081913327***
Biar Bali bersinar, punyuluhan berjalan baik. Seririt masih zona merah narkoba Pak Kapolda. Lebih Lanjut
Vincent-Denpasar Selatan 0811399***
Om Swastyastu. Beberapa saat ini kepolisian lalu lintas melakukan razia terhadap pengendara motor yang tidak mengenakan ... Lebih Lanjut
I Gede Sumerta-Br Tauka, Karangasem 081353303***
Saya mohon kepada bapak pejabat berwenang kalau bisa siswa-siswa yang tidak dapat beasiswa dari tingkat SD sampai SMA di... Lebih Lanjut
Jeladi-Tianyar, Kubu 081239301***
Dik Jerink harap tegar menghadapi masalah hukum. Di belakang banyak mendukung anda memperjuangkan hak-hak perempuan. Kau... Lebih Lanjut
08133828***
Gede Bagus, Bedahuku, Blahbatuh, Gianyar. Bagaimana ini kok di area suci Pura Samuantiga dibangun TPS 3. Sepertinya tida... Lebih Lanjut
Telusuri Lebih Lanjut

Pojok Iklan
Pojok iklan NusaBali
Untuk pemasangan iklan, silahkan hubungi
0361-227410 atau email: info@nusabali.com

Makin Mudah Miliki Mobil dan Motor Bersama BPD Bali!
Nusabali.com - makin-mudah-miliki-mobil-dan-motor-bersama-bpd-bali
Tenang…Kini Bank BPD Bali hadir dengan kemudahan...

Lebih Lanjut
KUSUMA Ada, UMKM Juara!!
Nusabali.com - kusuma-ada-umkm-juara
Kusuma merupakan fasilitas kredit kepada UMKM pasc...

Lebih Lanjut
Punya Hunian Bukan Lagi Angan-angan dengan Kredit Perumahan Bank BPD Bali
Nusabali.com - punya-hunian-bukan-lagi-angan-angan-dengan-kredit-perumahan-bank-bpd-bali
Segera hubungi atau kunjungi Kantor Bank BPD Bali ...

Lebih Lanjut
Merchant QRIS Bank BPD Bali bisa diterima transaksi dari Pembayaran Mobile Malaysia
Nusabali.com - merchant-qris-bank-bpd-bali-bisa-diterima-transaksi-dari-pembayaran-mobile-malaysia
Saat ini, QRIS Bank BPD Bali sudah bisa di scan me...

Lebih Lanjut
Kenali Akun Media Sosial Bank BPD Bali
Nusabali.com - kenali-akun-media-sosial-bank-bpd-bali
Untuk mendapatkan informasi yang valid mengenai Ba...

Lebih Lanjut
Makin Mudah Miliki Mobil dan Motor Listrik dengan Bank BPD Bali
Nusabali.com - makin-mudah-miliki-mobil-dan-motor-listrik-dengan-bank-bpd-bali
Kalian ingin memiliki kendaraan impian? Ayo segera...

Lebih Lanjut
Tanda Cinta Bank BPD Bali, Beli Emas Tanpa Cemas!
Nusabali.com - tanda-cinta-bank-bpd-bali-beli-emas-tanpa-cemas
Saat ini Bank BPD Bali menyediakan fasilitas pembi...

Lebih Lanjut
Tanda Cinta Bank BPD Bali, Beli Emas Tanpa Cemas
Nusabali.com - tanda-cinta-bank-bpd-bali-beli-emas-tanpa-cemas
Fasilitas ini bisa dinikmati nasabah ASN, Pensiuna...

Lebih Lanjut
KUSUMA, Kredit Usaha Bank BPD Bali
Nusabali.com - kusuma-kredit-usaha-bank-bpd-bali
Kusuma merupakan fasilitas kredit kepada UMKM pasc...

Lebih Lanjut
Gong Bali Dwipa Tahun 2023 Bank BPD Bali Hadir Kembali
Nusabali.com - gong-bali-dwipa-tahun-2023-bank-bpd-bali-hadir-kembali
Selain itu, buat kalian yang rajin transaksi trans...

Lebih Lanjut
Telusuri Lebih Lanjut
Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Sambung
Dapatkan informasi dan berita NusaBali hari ini hanya di Nusabali.com. Yang Penting Beritanya, Bli!

Copyright © 2015 PT SINAR NUSRAPRESS UTAMA - Kebijakan Etika • Editorial
   

Doa

Do'a Untuk Pretisentananku 

Bila bahagia bukan miliku, 
Maka.... Bahagiakanlah anak-anakku kelak.  
Janganlah Engkau menguji mereka, seperti mana Engkau telah mengujiku. 

Aku menerima dengan ikhlas kesakitan, kepahitan ini, bilamana hadiahnya adalah untuk Kebahagiaan anak-anakku. 

Peluk mereka disaat   tanganku tak mampu merangkulnya. Lindungilah mereka disaat aku tidak ada disisi mereka. Sayangi mereka disaat aku tidak berada di tengah-tengah mereka. 

‘Om sarwa mangala mangalye
Shive Sarwatha Sadhike
Sharanye Trayambhake Gauri
Narayani namo stute'

Rabu, 01 November 2023

Mantra

Mantra adalah salah satu jenis tradisi lisan dan masuk golongan puisi lama. Dikutip dari buku Mantra Muar Wanyek (Analisis Struktur dan Fungsi) yang disusun Badan Bahasa, mantra diyakini sebagai puisi yang paling tua karena berhubungan dengan bagian penting ritual-ritual masa lampau.
Aspek religi dalam proses pembacaan mantra menjadi faktor utama bertahannya mantra dalam masyarakat. Religi merupakan keyakinan manusia akan adanya kekuatan supranatural atau kekuatan gaib dalam hal yang luar biasa dan tidak dapat dilakukan oleh manusia biasa.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mantra adalah ucapan yang memiliki kekuatan gaib, misalkan untuk penyembuhan. Kekhasan mantra terletak pada pengulangan-pengulangan bunyi serta efek yang dihasilkannya pada pendengar.

Apa Itu Mantra?
Dikutip dari buku Mantra Dalam Budaya Masyarakat Melayu karya Fariani, secara etimologi mantra berasal dari bahasa Sanskerta yaitu "man" yang artinya pikiran, dan "tra" yang berarti alat. Jadi "mantra" berarti "alat dari pikiran."

Penulisan mantra dapat berbentuk bait dengan memiliki rima yang tidak menentu. Mantra lebih mengutamakan irama daripada rima. Dalam masyarakat Melayu, mantra digunakan untuk keperluan adat dan kepercayaan mistis selain menjadi karya sastra.

Seturut pula dengan laman Kemdikbud, pengertian mantra adalah kata atau kalimat yang mengandung kekuatan gaib atau magis dan hanya dapat diucapkan oleh orang tertentu.

Hal tersebut dikarenakan mantra memiliki kekuatan di luar kemampuan manusia. Kalimat mantra juga kaya akan metafora serta gaya bahasa hiperbola untuk visualisasi keadaan yang diinginkan dalam tujuan mantra.

Adapun antropolog Koentjaraningrat dalam buku Sejarah Antropologi, memaparkan mantra adalah bagian dari teknik ilmu gaib yang berupa kata-kata dan suara-suara yang sering tidak berarti, tetapi dianggap berisi kesaktian atau kekuatan mengutuk.

Ciri-ciri Mantra
Mantra merupakan salah satu jenis dari puisi lama di masyarakat yang menjadi tradisi lisan. Mantra biasanya diajarkan secara turun temurun antar generasi. Untuk membedakan mantra dengan tradisi lisan lainnya, terdapat ciri-ciri mantra tersebut.

Mantra dari Melayu memiliki bentuk puisi atau mengandung unsur puisi di dalamnya. Namun puisi tersebut agak unik dan beda dari puisi biasanya.
Isi dan konsep mantra menunjukkan hubungan erat masyarakat dengan sistem kepercayaannya.
Mantra diciptakan dan diabadikan dalam satu perlakuan tertentu dan untuk fungsi tertentu.
Pengabdian sebuah mantra hanya dapat dilakukan oleh orang tertentu, seperti pawang atau dukun yang memiliki kemampuan dan perantara untuk melakukan mantra,
Mantra memiliki kepercayaan, konsep, teks, atau tubuh puisinya yang dilakukan seseorang untuk tujuan tertentu. Tujuan tersebut bisa untuk tujuan perseorangan atau masyarakat.
Mantra berbentuk teks ucapan dari kata-kata atau ayat yang membentuk prosa berirama.
Isi teks mantra mengandung konotasi magis dan berkaitan dengan kuasa luar biasa.
Bahasa yang digunakan dalam mantra biasanya berbentuk perlambangan akan suatu kuasa atau objek.
Penggunaan citraan berdasarkan panca indera mata, telinga, hidung, dan tangan.
Terdapat pengulangan-pengulangan bunyi pada pengucapan mantra.

Mantra Kramaning Sembah atau Panca Sembah diucapkan setelah melaksanakan puja Tri Sandya. Di pura-pura pada umumnya, jika sembahyang bersama dengan pemangku dikatakan seperti ini "Umat Sedharma, Setelah puja Tri Sandya kita Lanjutkan dengan Kramaning Sembah atau Panca Sembah".

Sembah pertama diawali dengan sembah muyung tanpa sarana, setelah itu dilanjutkan dengan sembah siwa aditya, dilanjutkan dengan, Ista Dewata, Mohon Anugera, dan diakhiri dengan Sembah Muyung tanpa sarana. ditutup dengan parama santi. Sebelum melaksanakan panca sembah ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni sebagai berikut:

Persiapan Sembahyang

Persiapan sembahyang meliputi persiapan lahir dan bathin. Persiapan lahir meliputi sikap duduk yang baik, pengaturan nafas dan sikap tangan. Termasuk dalam persiapan lahir ialah sarana penujang sembahyang seperti pakiannya harus bersih dan rapi, bunga dan dupa, sedangkan persiapan bathin ialah ketenangan dan kesucian pikira. Langkah-langkah persiapan dan sarana prasarana sembahyang adalah sebagai berikut:

Asuci Laksana

Pertama-tama orang membersihkan badan dengan mandi. Kebersihan badan dan kesejukan lahir mempengaruhi ketenangan hati.

Pakaian

Pakaian waktu sembahyang supaya diusahakan pakaian yang bersih serta tidak mengganggu ketenangan pikiran. Pakaian yang ketat dan warna yang mencolok hendaknya dihindari.

Pakaian harus disesuaikan dengan dresta (kebiasaan) setempat, supaya tidak menarik perhatian orang.

Bunga atau Kwangen

Bunga atau Kwangen adlaah lambang kesucian, suapay diusahakan bunga yang segar, bersih dan harum. Jika dalam persembahyangan tidak ada kwangen dapat diganti dengan bunga. Ada beberapa bunga yang tidak baik untuk sembahyang. Menurut Agastyaparwa, bunga tersebut adalah: Bunga yang berulat, bunga yang gugur tanpa digoncang, bunga-bunga yang berisi semut, bunga yang layu yaitu bunga yang lewat masa mekarnya, bunga yang tumbuh di kuburan. Itulah jenis-jenis bunga yang tidak patut dipersembahkan.

Dupa

Apinya dupa adalah symbol Sang Hyang Agni, saksi dan pengantar sembah kita kepada Sanghyang Widhi, setiap yajna dan pemujaan tidak luput dari penggunaan api. Hendaknya ditaruh sedemikian rupah sehingga tidak membahayakan teman-teman di sebelah ketika sembahyang.

Tempat Duduk

Tempat duduk hendaknya diusahakan tidak mengganggu ketenangan untuk sembahyang. Arah duduk ialah menghadap pelinggih. Jika mungkin agar menggunakan alas duduk seperti tikar dan sebagainya.

Sikap Duduk

Sikap duduk dapat dipilih sesuai dengan tempat dan keadaan serta tidak mengganggu ketenangan hati. Sikap duduk yang baik untuk pria ialah sikap duduk bersila (Padmasana, Silasana, Sidhasana) dan badan tegak. Sikap duduk bagi wanita ialah Bajrasana yaitu sikap duduk bersimpuh dengan dua tumit kaki diduduki. Dengan ssikap ini badan menjadi tegak lurus, sikap ini sangat baik untuk menenangkan pikiran.

Sikap Tangan

Sikap tangan yang baik pada waktu sembahyang ialah “Cakupan kara kalih” yaitu kedua telapak tangan dikatupkan dan diletakkan di atas di depan ubun-ubun. Bunga atau Kwangen dijepit pa ujung jari tengah.

Setelah semuanya tersedia, maka dilanjutkan dengan Panca sembah atau Kramaning Sembah. Pada umumnya, persiapan di atas sudah disiapkan sebelum melaksanakan puja tri sandya, jadi langsung ajah masuk ke Panca sembah atau Kramaning Sembah. Adapun langkah-langkah Kramaning Sembah adalah sebagai berikut:

Urutan-urutan Sembah

Urutan-uruta sembah, baik pada waktu sembahyang sendiri ataupun sembahyang bersama adalah seperti dibawah ini, dengan catatan apabila dipimpin oleh Sulinggih atau Pinandita maka umat melafalkan mantra/mantra di dalam hati.

Kramaning Sembah

1. Sembah pertama tanpa bunga (sembah puyung) ucapkan mantra

“Om Atma Tattvatma Soddha Mam Svaha”

Terjemahan:

“Om Atma atmanya kenyataan ini, bersihkanlah hamba” (Dana Dan Suratnaya, 2013: 60-61).

2. Sembah ke dua yaitu Menyembah Sanghyang Widhi Wasa sebagaiSanghyang Aditya dengan sarana bunga ucapkan mantra

“Om Adityasyaparam jyotih Rakta teja namo’stute Svetapangkaja madhyasthah Bhaskarayo namo’stute”

Terjemahan:

“Om Sanghyang Widhi Wasa, sinar Surya Yang Maha Hebat, Engkau bersinar merah, hormat padaMu, Engkau yang beradah ditengah-tengah teratai putih, hormat padaMu pembuat sinar” (Dana Dan Suratnaya, 2013: 61).

3. Sembah ketiga menyembah Sanghyang WIdhi Wasa sebagai Ista Dewata dengan Sara Kwangen atau Bunga. Ucapkan mantra

“Om namo devaya adhistanaya Sarva vyapi vai sivaya Padmasana eka prathistaya Ardhanaresvarya namah svaha”.

Terjemahan:

“Om Sanghyang Widhi Wasa, hormat kami kepada Dewa yang bersemayam di tempat utama kepada Siwa yang sesungguhnya berada di mana-mana, kepada Dewa yang bersemayam pada tempat duduk bunga teratai sebagai satu tepat, kepada Ardhanaresvarya hamba menghormat” (Dana Dan Suratnaya, 2013: 62).


4. Sembah ke empat Menyembah Sanghyang Widhi Wasa sebagai pemberih anugerah, dengan sarana kwangen atau bunga ucapkan mantra

“Om nugrahaka manohara, Deva dattanugrahaka, Arcanam sarva pujanam, Namah sarvanugrahaka, Om Deva devi mahasiddhi yajnangga nirmalatmaka, Laksmi siddhisca dirgahayuh Nirvighna sukha vrddhisca”.

Terjemahan:

“Om Sanghyang Widhi Wasa,, engkau yang menarik hati, pemberih anugerah anugerah pemberian Dewa, pujaan dalam semua pujian, hormat padaMu pemberih semua anugerah. Kemahasidian Dewa dan Dewi, berwujud Yajna, pribadi suci, kebahagiaan, kesempurnaan, panjang umur, kegembiraan dan kemajuan” (Dana Dan Suratnaya, 2013: 63).

5. Sembah ke Lima, Sembah Tanpa Bunga (Sembah Puyung) ucapkan mantra

“ Om Deva Suksme Paramacintya Namag Svaha”

Terjemahan:

“Om Sanghyang Widhi Wasa, hormat pada Dewa yang tak terpikirkan yang maha tinggi, yang maha gaib” (Dana Dan Suratnaya, 2013: 64).

Setelah persembahyangan selesai (Panca Sembah) dilanjutkan dengan memohon Tirtha (air suci) dan Bija/ Wibhuti.



Tim Fasilitator SMP Negeri 4 Abiansemal Persiapkan Program

Spenfourab--Dalam rangka mempersiapkan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka, SMP Negeri 4 Abiansemal telah menyusun tim pengembang kurikulum dan tim penyusun program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Khusus tim pengembang telah melaksanakan koordinasi pada Kamis (2/11/2023) di ruang guru SMP Negeri 4 Abiansemal mulai dari jam 09.00- 09.45 Witta. Kegiatan dipimpin olah Ibu Dian (sebagai koordinator projek kelas 7), Ibu Trisna dan Ibu Sri Susanti (koordinator kelas 8) serta anggota.

Agenda utama kegiatan adalah menyusun program yang akan dilaksanakan pada tahun ajaran 2023-2024 khusus kelas VII. Program yang ramah anak serta mengajak peserta didik tertantang untuk perkreasi dan berinovasi” pesan Ibu Dian, menjelang rapat dimulai. Kegiatan yang direncanakan pada tahun ajaran 2023-2024 bertemakan Gaya Hidup Berkelanjutan dengan judul Sampahku Tanggungjawabku

Kegiatan lebih lanjut dari tim setelah menyepakati tema yang akan dilaksanakan adalah menyusun alur pembelajaran dan modul ajar serta asesmen. Kelengkapan tersebut menjadi bagian penting yang dituntut untuk segera diselesaikan karena akan menjadi pedoman pelaksanaan program kegiatan. Program menjadi bagian dari KOS (Kurikulum Operasional Sekolah) selain bagian utama kurikulum seperti Visi Misi dan tujuan Pembelajaran. Dengan lengkapnya program pembelajaran secara intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler diharapkan tujuan utama kurikulum dapat teralisasi , pembelajaran semakin maju dan berkualitas. 

Merdeka belajar bukan berarti merdeka bebas belajar tetapi merdeka untuk berkreasi dan berprestasi.